Pelatihan Pemasaran Produk Bath Bomb Salt dan Aromatic Salt di Desa Kusamba Umum
Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Udayana melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pelatihan Pemasaran Produk Bath Bomb Salt dan Aromatic Salt di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung.” Kegiatan ini dilaksanakan pada 22 September 2023 di Kantor Desa Kusamba sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini melibatkan kelompok tani garam Desa Kusamba serta pemuda-pemudi desa yang memiliki peran penting dalam keberlanjutan usaha garam lokal. Garam Kusamba merupakan salah satu produk unggulan Desa Kusamba yang telah dikenal memiliki popularitas dan kualitas tinggi serta diproduksi menggunakan metode yang diwariskan secara turun-temurun. Namun, keterbatasan produksi, semakin berkurangnya jumlah petani garam, dan minimnya inovasi produk menyebabkan garam Kusamba masih menghadapi kendala dalam meningkatkan harga jualnya.
Permasalahan harga jual yang rendah turut menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlanjutan usaha garam di Desa Kusamba karena dapat mengurangi minat generasi muda untuk melanjutkan pekerjaan sebagai petani garam. Meskipun proses produksi yang digunakan masih dilakukan secara tradisional, metode tersebut tetap dipertahankan karena menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas garam sekaligus melestarikan warisan budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu, Program Studi Teknik Industri tidak diarahkan untuk mengubah proses produksi maupun kualitas garam Kusamba yang telah dipertahankan oleh masyarakat. Sebaliknya, kegiatan difokuskan pada bagaimana memberikan nilai tambah terhadap produk akhir agar memiliki daya jual yang lebih tinggi dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Pendekatan tersebut dilakukan melalui pengenalan Selling Point, Value Adding, dan pemanfaatan Modern Market sebagai sarana pemasaran produk.
Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi dengan narasumber Prof. Dr. Ir. Ni Wayan Sri Ariyani, M.M., IPM., ASEAN Eng. yang memiliki pengalaman dalam bidang usaha dagang dan keahlian di bidang Technopreneurship. Sesi pertama memberikan pemahaman mengenai cara menentukan Selling Point garam Kusamba dan melakukan proses Value Adding pada produk akhir. Peserta kemudian mendapatkan wawasan mengenai bagaimana karakteristik dan keunggulan utama produk dapat dikembangkan menjadi daya tarik yang memiliki nilai ekonomi bagi konsumen. Sesi kedua dilanjutkan dengan praktik pemasaran produk melalui media digital Modern Market, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam menerapkannya. Kegiatan ini diikuti oleh anggota kelompok tani garam dan pemuda-pemudi Desa Kusamba sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan dan memasarkan produk garam lokal.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Kusamba diharapkan mampu mengenali keunggulan utama garam lokal dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan nilai produk tanpa menghilangkan karakteristik serta kualitas tradisionalnya. Pemahaman mengenai Selling Point dapat membantu kelompok tani menentukan atribut yang menjadi daya tarik utama garam Kusamba, sedangkan Value Adding dapat membuka peluang pengembangan produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi. Pemanfaatan media digital melalui Modern Market juga diharapkan dapat memperluas cakupan pemasaran dan membantu masyarakat menjangkau konsumen di luar pasar konvensional. Dalam jangka panjang, peningkatan nilai jual dan cakupan pasar diharapkan dapat memberikan tambahan pemasukan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik usaha garam bagi generasi muda. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal bagi Program Studi Teknik Industri Udayana untuk terus berintegrasi dengan masyarakat dan berkontribusi dalam pengembangan usaha serta sistem yang mendukung kesejahteraan masyarakat di Bali.

FAKULTAS TEKNIK