Sosialisasi Strategi Pemasaran Produk Abon Ikan Tongkol untuk Mensejahterakan Nelayan di Desa Seraya Timur Umum

Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Udayana kembali menunjukkan kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Sosialisasi Strategi Pemasaran Produk Abon Ikan Tongkol untuk Mensejahterakan Nelayan di Desa Seraya Timur”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 14 Agustus 2025, bertempat di Balai Desa Seraya Timur, Kabupaten Karangasem, Bali, dan diikuti oleh 30 orang nelayan dari kelompok nelayan setempat. Selain nelayan, kegiatan turut dihadiri oleh perangkat Desa Seraya Timur, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, serta mitra pemasaran produk. Desa Seraya Timur merupakan salah satu desa pesisir di Kabupaten Karangasem yang sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan dengan komoditas utama berupa ikan tongkol. Potensi hasil tangkapan yang cukup tinggi belum sepenuhnya memberikan dampak ekonomi yang optimal bagi masyarakat. Dalam satu kali berlayar, seorang nelayan dapat memperoleh sekitar 20–38 kilogram ikan tongkol. Namun, sistem penjualan yang masih dilakukan secara konvensional serta ketergantungan terhadap permintaan pasar menyebabkan pendapatan nelayan tidak stabil. Kondisi tersebut semakin diperkuat oleh fluktuasi harga dan posisi tawar nelayan yang cenderung lemah ketika hasil tangkapan melebihi permintaan.


Sebagai salah satu upaya meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan, masyarakat Desa Seraya Timur mulai mengembangkan produk olahan berupa abon ikan tongkol. Produk tersebut menjadi bentuk diversifikasi yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penjualan ikan segar. Meskipun demikian, pengembangan produk masih menghadapi kendala pada aspek pemasaran. Penjualan belum dilakukan secara konsisten dan masih bergantung pada jaringan pemasaran yang terbatas. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini diarahkan untuk memberikan pengetahuan mengenai strategi pemasaran yang lebih efektif, termasuk pemanfaatan media digital dan pengembangan kemasan produk. 


Kegiatan diawali dengan pengenalan produk abon ikan tongkol melalui pemutaran teaser video mengenai proses produksi, kemudian dilanjutkan dengan launching produk secara simbolis. Peserta dan tamu undangan juga mendapatkan penjelasan mengenai keunggulan produk dari segi kualitas bahan baku, cita rasa, dan kemasan, serta diberikan kesempatan untuk mencicipi produk. Sesi utama kegiatan membahas strategi pemasaran berdasarkan konsep Marketing 4.0 dan 5A Customer Path, yaitu Aware, Appeal, Ask, Act, dan Advocate. Materi mencakup pentingnya pengalaman konsumen, pembangunan citra produk, pemanfaatan media digital, distribusi, pengemasan, serta penguatan merek. Sesi tanya jawab berlangsung secara interaktif dengan peserta yang berdiskusi mengenai strategi distribusi, pemanfaatan media sosial, dan teknik pengemasan. Selain itu, disampaikan pula pentingnya menjaga konsistensi kualitas dan jaminan produk, termasuk jaminan halal, untuk meningkatkan daya saing. 


Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengetahuan dan pemahaman baru mengenai strategi pemasaran produk olahan ikan tongkol serta menunjukkan motivasi untuk menerapkannya dalam pengembangan usaha. Ke depannya, produk abon ikan tongkol diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat nelayan di Desa Seraya Timur.